My Love for Books❤

I love reading books. Like… so much ❤

 

Buat aku, baca buku ngga pernah sekedar memahami tulisan-tulisan yg ada di kertas. It’s a wonderful experience. Seperti quotes di atas, books are a uniquely portable magic. Dengan baca buku, aku bisa lihat tempat-tempat yg belum pernah aku kunjungi, ngerasain hal-hal yg ngga pernah aku rasain di kehidupan nyata, dan lebih memahami orang-orang yg bahkan ngga pernah aku temuin.

Misalnya, waktu baca Bangkok-nya Moemoe Rizal, aku ngerasa kaya bener-bener lagi jalan-jalan di Bangkok. Atau waktu baca The Architecture of Love-nya Ika Natassa, aku kaya kebayang banget suasana kota New York. Padahal jangankan New York, keluar Asia aja aku belum pernah. Hehehe. Yang lebih luar biasa lagi, waktu baca Harry Potter, aku bener-bener ngerasa kaya hidup di dunia penyihir.

So yeah, book takes you everywhere.

Ngga cuma itu, dengan baca buku, aku bisa ngerasain macam-macam perasaan. Ngga jarang aku ketawa-ketawa sendiri karena baca dialog yg lucu antar tokoh di buku. Ngga jarang juga aku nangis gara-gara cerita di buku, kaya misalnya pas baca Sabtu Bersama Bapak-nya Adhitya Mulya atau Twivoriare-nya Ika Natassa. Ceritanya miris, perasaan kaya diaduk-aduk, & super baper. But I like it. Yang paling sering itu jatuh cinta sama tokoh fiksi di buku. Ngga sampai tahap freak kok, cuma yaa suka gemes-gemes atau paling ketawa-ketawa sendiri.

I don’t know if it’s weird or not, but I like being emotionally overwhelmed by my books. Aku seneng dibikin jungkir balik sama buku. Rasanya luar biasa. Kaya… banyak banget yg dirasain setelah selesai baca suatu buku. And it’s just amazing. The feeling is beyond-words-amazing! Ngga cuma itu, aku juga sedih setiap ada serial yg tamat. Ngga peduli endingnya memuaskan atau engga, aku tetep ngerasa sedih kalo buku yg aku suka selesai. It feels like saying goodbye to an important part of myself. Saking terlalu attach-nya sama karakter-karakter di buku, aku jadi sedih karena ngga bisa tahu lagi kehidupan mereka. Ngga ada lagi cerita-cerita mereka. I take things too far, aren’t I? Hehe.

Anyway, lemme take you back 14 years earlier.

14 tahun yg lalu, di ulang tahunku yg ke-7, aku dapat kado komik. My first book ever–yg bukan buku-buku cerita anak atau buku pelajaran TK/SD. Aku ingat banget dapat hadiah komik Detective Conan 7 dan Doraemon 7 (courtesy to my 7th birthday) dari tante. I was sooo happy! Memang sih, waktu itu aku belum terlalu ngerti, apalagi pas baca Detective Conan yg mesti pakai mikir. My 7 year-old brain couldn’t handle stuff like that.

Tapi, aku langsung suka❤ Habis itu, aku pinjam komik-komik tante dan sepupu-sepupu ku yg juga suka baca. Terus aku mulai rajin beli komik sendiri. Waktu itu, harga komik satunya masi Rp9500, wayyy cheaper than it is now (20k something). Bertahun-tahun aku ngumpulin komik yg semuanya masih ada sampai sekarang.

Masuk SMP, aku mulai kenal yg namanya novel. Teenlit, actually. Rekomendasi dari temen sekelasku. Novel pertamaku… I don’t remember if it’s Dealova or Fairish. Pokoknya antara dua itu, pinjem dari perpus sekolah. Sejak baca itu, aku jadi sering banget pinjem-pinjem novel, ya ke perpus, ya ke temen sendiri. Pokoknya aku hobi bgt baca teenlit, sampai udah ga pernah lagi beli komik.

Makin dewasa, selera bacaanku semakin berkembang. Semakin meluas dan semakin berkualitas. I read basically everything. Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris.

Sejauh ini, genre favorit aku fantasi. Sejenis Harry Potter, The Hunger Games, Percy Jackson, Angelfall, dll. That’s why I actually prefer American literature. Novel fantasi karangan penulis Indonesia yg menurut aku bagus baru Supernova-nya Dee Lestari. Aerial & Magical Seira-nya Sitta Karina lumayan. Kadang aku suka novel-novel romance yg ringan dan cheesy, it’s refreshing. Tapi terlalu cheesy juga ga bagus, ya. Kadang aku suka novel sejarah, kaya Pulang-nya Leila Chudori atau Code Name Verity-nya Elizabeth Wein. Guilty pleasure ku? Fifty Shades of Grey-nya E.L. Jame. Hehe as I said, basically everything.

Every book brings me different experience, different feelings. Nanti kalau sudah menikah dan punya anak, I’ll introduce them to books as early as possible. As I said earlier, reading a book is a wonderful experience. It’s a journey totally worth having.

 

What about you?

Ada yg punya perasaan yg sama tentang buku? Pengalaman yg sama? Atau pengalaman lain yg lebih seru? Share your thoughts with me ❤:)


 

Visit my goodreads to know more about my books and reviews:

https://www.goodreads.com/user/show/7218205-puput

Advertisements

5 thoughts on “My Love for Books❤

  1. Pingback: Forecasting the Trends – Unboxing My Thoughts

  2. Pingback: Pokemon Go Book Tag | Sparkling Letters

  3. Pingback: My Reading Kaleidoscope Part 1: Children’s Books, Comics, & Indonesian Folklore ♣ | Sparkling Letters

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s